Belajar Bisnis Dari 5 Pengusaha Cilik Beromzet Miliaran Rupiah

Kecil-kecil cabe rawit, masih kecil sudah jadi pengusaha beromzet  miliaran rupiah.  Usia mereka masih belia namun siapa sangka anak-anak kecil ini telah membuktikan bahwa menjadi pengusaha sukses dan memiliki penghasilan sendiri bukan hanya milik orang dewasa, mereka sudah tertarik menggeluti bisnis sejak belia dan mendulang sukses. Penghasilan mereka per bulan jauh melampaui penghasilan pegawai kantoran rata-rata. 

Deretan pengusaha cilik ini mampu meraup keuntungan puluhan juta hingga miliaran rupiah perbulannya.  Lalu, siapa saja mereka dan bisnis apa yang mereka geluti?

  1. Almeyda Nayara

Pengusaha cilik asal Indonesia ini baru berusia 10 tahunan, bernama Almeyda Nayara atau lebih dikenal sebagai Naya Slime di kalangan anak-anak.

Bisnisnya berawal saat kakak kelas Naya membawa mainan slime yang kenyal seperti jelly ke sekolah. Rasa keingintahuan yang tinggi membuatnya mencari tahu lebih jauh cara membuat slime di YouTube. Hingga akhirnya Naya membuat sendiri mainan slime dan menawarkannya ke teman-teman di sekolah.

Ternyata responnya sangat tak terduga. Mainan slime buatannya ludes terjual. Dengan modal awal Rp 50.000, dia rajin membuat slime dan menjualnya.

 Untuk menjangkau market yang lebih luas, Naya memasarkan mainan buatannya secara online. Kesuksesan Naya sebagai pengusaha cilik membuatnya sering diundang tampil sebagai narasumber di TV dan media lainnya. Kini Naya yang masih belia ini memiliki penghasilan sekitar Rp 60 juta per bulan dari hasil bisnisnya.

  1. Cayne Monroy

Anak laki-laki dari California, AS ini usianya baru 13 tahun, namun prestasinya luar biasa. Di usia belia dia sudah mahir berbisnis dan mempunyai pendapatan tinggi dari hasil berjualan mainan berbahan kardus bekas. Mainan yang dia buat di antaranya pemancing boneka, dan pelempar bola basket.

Cayne mendapat kardus-kardus bekas dari toko asesoris mobil milik ayahnya.
Mainan tersebut juga ditawarkan kepada pelanggan ayahnya. Cayne pun semakin dikenal karena sering membuat video tutorial pembuatan mainan di kanal youtube miliknya. Dari bisnis mainan ini Cayne bisa mengantongi pendapatan Rp 1,2 miliar per bulan.

  1. Moziah Bridges

Siapa menyangka anak laki-laki berusia 12 tahun ini sukses menjadi seorang pengusaha dasi yang berpenghasilan mencapai Rp 2,11 miliar. Angka yang fantastis untuk pengusaha yang masih di bawah umur. Awal mula Moziah menjadi pengusaha dimulai saat dia kesulitan mencari dasi favorit.

Sejak saat itu Moziah mulai membuat dasi sendiri. Dasi buatannya dia jual dengan label Mo’s Bows. Diluar dugaan, dasi-dasi buatan Moziah disukai banyak orang dan membuatnya menjadi salah satu pengusaha yang meraih kesuksesan di usia belia.

  1. Lizzie Marie

Gadis kecil ini memulai usaha kuliner kue dan makanan sehat semenjak usia 6 tahun. Inspirasi  usaha kuliner muncul saat dia melihat sang ibu memasak. Kini Lizzie berusia 14 tahun, dia menjual makanannya ke pasar-pasar tradisional dengan cara dititipkan. Saat ini Lizzie  mengantongi omzet sekitar Rp 30 miliar per bulan.

  1. Hart Main

Hart Main membuat produk lilin kaleng dengan aroma wewangian khusus untuk pria. Aroma wewangian unik seperti kopi, serbuk gergaji hingga rumput. Lilin kaleng buatannya dia beri merk Main Can.  Hart mengawali  usaha lilin di usia 13 tahun setelah melihat kakaknya menjual lilin yang beraroma bagi wanita untuk pengumpulan dana sekolah. Dari situ terciptalah ide membuat kaleng lilin beraroma khusus pria. Bermodal Rp 1 juta dari hasil berjualan koran, Hart membuat lilin kaleng untuk dijual. Harga lilin buatannya rata-rata mencapai Rp 121.000. Kini, bocah Amerika ini berpenghasilan Rp 1 milliar per bulannya.

5 sosok pengusaha cilik diatas menunjukkan usia bukan kendala untuk meraih kesuksesan. Usia muda atau tua mempunyai peluang yang sama besar untuk mencapai sukses. Mau ikutan jadi pengusaha sukses seperti mereka? Mudah lho mulai saja Belajar Bisnis dari sini. Yang terpenting adalah berani action untuk memulai usaha! (Dari berbagai sumber).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *